Biografi

DSC_0029

Saya dianugerahi nama yang indah oleh kedua orang tua, Eko Marhaendy. Nama yang menurut penuturan ayah saya merupakan pemberian dari seorang srikandi Marhaen, tapi saya bukan representasi dari “ideologi” yang konon dibentuk dari pandangan hidup Presiden Sukarno itu, betapapun kakek saya adalah satu di antara pengagumnya.

Di Ijazah Sekolah Dasar saya, nama itu berubah menjadi Eko Marhendi akibat kesalahan penulisan. Situasi keluarga membuat kesalahan penulisan itu terabaikan, tentu saja anak seusia saya (saat itu) “terlalu cerdas” untuk menyadari betapa berharganya selembar ijazah hingga satu huruf pun semestinya “tak boleh salah.”

Nama indah itu kian “tersingkir” saat saya menerima Ijazah Tsanawiyah (setingkat SLTP). Sekali lagi terjadi kesalahan penulisan, dari sebelumnya Eko Marhendi menjadi Eko Mahendi (kehilangan huruf R). Kesalahan itu menghadapkan saya pada pilihan dilematis; melupakan nama Eko Marhaendy untuk memilih di antara Eko Marhendi atau Eko Mahendi. Saya putuskan untuk menggunakan nama Eko Marhendi guna memenuhi syarat administrasi kependudukan.

Saya tidak ingin berprasangka buruk terhadap institusi pendidikan yang memegang otoritas dengan menganggap mereka “kurang profesional” karena telah dua kali salah menuliskan nama saya; toh saya juga tidak ikut berpartisipasi untuk melaporkannya. Saya hanya berusaha agar sebanyak mungkin orang bisa mengenal saya sebagai Eko Marhaendy, bukan Eko Marhendi apalagi Eko Mahendi; termasuk dengan cara menulis menggunakan identitas itu.

Sejujurnya saya tak begitu tertarik “memamerkan” latarbelakang pendidikan, sayangnya hal itu dianggap penting untuk mengukur kualitas orang. Dalam seminar-seminar di mana saya terlibat sebagai pembicara, seringkali saya meminta penyelenggara untuk tak menyebutkan titel atau menjelaskan latarbelakang pendidikan; sekedar menjaga perasaan rekan diskusi lainnya agar “tak tersinggung” berada satu meja dengan orang yang latarbelakang pendidikannya kurang mapan.

Tentang pekerjaan, saya pernah mengabdi sebagai asisten dosen untuk mata kuliah Studi Agama dan Filsafat Ilmu pada almamater saya (UIN Sumatera Utara). Dalam rentang waktu dan di tempat yang sama, saya juga diperbantukan sebagai asisten peneliti bidang Agama dan Sosial Budaya di bawah bimbingan Dr. Irwansyah, M.Ag.

Sifat buruk yang tak patut untuk ditiru tapi penting disampaikan sebagai iktibar, bahwa saya termasuk orang yang kurang sabar mencapai sukses hingga harus meninggalkan pekerjaan itu; beralih ke dunia yang lebih menjamin perekonomian. Beberapa tahun memimpin perusahaan rekanan salah satu BUMN di Indonesia; lalu saya tinggalkan karena kurang nyaman bertahan di lingkungan yang penuh spekulasi.

Akhirnya, saya punya definisi lain tentang sukses; ia tak selalu berkaitan dengan uang dan kekayaan. Sukses juga tak berorientasi hasil; tapi ia menyangkut proses untuk mencapai hasil. Tidak ada kata sukses jika anda tak pernah fokus pada satu pekerjaan; atau paling tidak memprioritaskan satu di antara banyak pilihan.


Eko Marhaendy adalah pendiri Undergraduate School, lembaga pelatihan menulis dan konsultasi riset untuk mahasiswa. Mulai terujun ke dunia politik sejak pengujung 2017 untuk memperjuangkan “kedaulatan rakyat” di Parlemen dengan gagasan “Hak Recall Warganegara.”

16 tanggapan untuk “Biografi”

  1. pertm membaca profilntm, sempat terkesima oleh kata2nya yang terkesn tegas, vulgar dan apa adanya. “kata adalah cerminan hati dan jiwa seseorang…*_*…

    Suka

  2. waduh , salam kenal ni pak
    saya salah satu admin bloggersumut
    maaf , karena memang masih dalam tahap pencaharian bloggersumut
    kalo mau gabung kita senang sekali
    silahkan gabung di milis kita ,
    trus bole ninggalin kontaknya di email bloggersumut atau email saya
    untuk memudahkan komunikasi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s