Minta restu PP HIMMAH dan PB Al Washliyah, Eko Marhaendy nyatakan maju dalam Muktamar

Dilansir dari Kabarwashliyah. Pemberitaan tanggal 31 Januari 2016 dengan judul: “Temui PP dan Ketum PB, Eko Marhaendy Maju Jadi Calon Ketum PP HIMMAH.Baca langsung dari sumber berita.

JAKARTA – Seorang kader asal Sumatera Utara, Eko Marhaendy, menemui Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), Aminullah Siagian, untuk menyatakan diri maju dalam arena Muktamar HIMMAH IX yang akan digelar pada 19-21 Februari 2016 mendatang, di Wisma PHI Jakarta. Lanjutkan membaca “Minta restu PP HIMMAH dan PB Al Washliyah, Eko Marhaendy nyatakan maju dalam Muktamar”

Posting mengenai Token TMP, status Facebook Eko Marhaendy menjadi viral

Dilansir dari Tribun. Pemberitaan tanggal 3 November 2015 dengan judul: “Jangan Buru-buru Buang Slip Token Listrik Anda.Baca langsung dari sumber berita.

BANGKAPOS.COM, MEDAN – Bagi pengguna listrik pra-bayar (token), jangan segera membuang slip pembelian token anda.

Coba perhatikan terlebih dahulu apakah di sana ada termuat Token TMP sebagaimana dilingkari pada gambar di atas. Lanjutkan membaca “Posting mengenai Token TMP, status Facebook Eko Marhaendy menjadi viral”

Wakil Gubernur Sumatera Utara minta Eko Marhaendy promosikan Sumut di Amerika

Dilansir dari Berita Sumut. Pemberitaan tanggal 9 Agustus 2014 dengan judul: “Eko Marhaendy Wakili Indonesia Ikuti IVLP di Amerika.Baca langsung dari sumber berita.

Medan, (beritasumut.com). Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi menyatakan rasa bangga terhadap Eko Marhaendy, salah seorang instruktur senior Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) Sumut yang terpilih mewakili Indonesia mengikuti program International Visitor Leadership Program (IVLP) ke Amerika. Wagub berpesan agar Eko tidak lupa mempromosikan Sumut di dunia internasional. Lanjutkan membaca “Wakil Gubernur Sumatera Utara minta Eko Marhaendy promosikan Sumut di Amerika”

Menatap Masa Depan HIMMAH: Refleksi 54 Tahun HIMMAH dan Respon Menyongsong Konferwil XIII Sumatera Utara

30 November 2013, Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) memasuki usia setengah abad lebih. 54 tahun tepatnya organisasi kemahasiswaan yang lahir dari rahim Al Washliyah, ormas Islam yang dielu-elukan sebagai organisai terbesar di Sumatera Utara ini, hidup dan berkiprah. Angka 54 tentunya bukanlah angka kecil jika variabel yang dilekatkan kepadanya adalah variabel ‘usia’. Angka ini sejatinya mencerminkan kedewasaan, kemapanan dan prestasi gemilang yang pernah diraih. Akan tetapi, milad 54 tahun HIMMAH seakan mengharuskan segenap kader dan mereka yang merasa memiliki untuk menjawab sebuah pertanyaan besar “sudahkan cerminan kedewasaan, kemapanan dan presatasi itu melekat pada HIMMAH?”.

Lanjutkan membaca “Menatap Masa Depan HIMMAH: Refleksi 54 Tahun HIMMAH dan Respon Menyongsong Konferwil XIII Sumatera Utara”

Ormas vs Partai: Menakar Pencalonan Ketua Al Washliyah Sumatera Utara pada Pilgubsu 2013

Pencalonan ketua Al Washliyah Sumatera Utara, Drs. H. Hasbullah Hadi, SH, M.Kn, pada memontum Pilgubsu 2013 mendatang, tentu saja akan menorehkan “sejarah baru” bagi perjalanan panjang Al Washliyah sebagai organisasi terbesar di Sumatera Utara. Memang, dalam dinamika politik Sumatera Utara, pencalonan tersebut bukanlah sejarah baru, karena Al Washliyah bukan untuk pertama kalinya mengatarkan kadernya ke kancah pertarungan politik.

Lanjutkan membaca “Ormas vs Partai: Menakar Pencalonan Ketua Al Washliyah Sumatera Utara pada Pilgubsu 2013”

Menggugat Wacana Media: Revolusi Mesir dan Kondisi Sosial-Politik di Indonesia

Sudah dua pekan lamanya gejolak di Mesir terjadi. Meski jumlah korban tidak—atau mungkin belum—sebesar jumlah korban pada revolusi Iran yang mencapai satu juta jiwa, atau revolusi Prancis yang mencapai enam ratus lima puluh ribu jiwa, gejolak Mesir segera disinyalir banyak pihak sebagai proses revolusi itu sendiri. Banyak orang kemudian menyebut gejolak ini sebagai “Revolusi Mesir”.

Lanjutkan membaca “Menggugat Wacana Media: Revolusi Mesir dan Kondisi Sosial-Politik di Indonesia”

Analisis Konflik Israel Palestina: Sebuah Penjelajahan Dimensi Politik dan Teologis

A. Pendahuluan

Konflik Israel-Palestina boleh jadi merupakan konflik yang memakan waktu panjang setelah Perang Salib yang pernah terjadi antara dunia Timur dan Barat di sekitar abad keduabelas.[1] Konflik yang telah berlangsung enam puluhan tahun ini menjadi konflik cukup akut yang menyita perhatian masyarakat dunia. Apa yang pernah diprediksi Amerika melalui Menteri Luar Negerinya, Condoleezza Rice, pada Konfrensi Perdamaian Timur Tengah November 2008 lalu, sebagai “pekerjaan sulit namun bukan berarti tidak dapat ditempuh dengan kerja keras dan pengorbanan” bagi penyelesaian konflik Israel-Palestina, semakin menunjukkan bahwa perdamaian Israel-Palestina memang sulit diwujudkan. Pasalnya, akhir 2008 yang diprediksi dunia Internasional (dalam hal ini Amerika) sebagai puncak penyelesaian konfik Israel-Palestina justru menampakkan kondisi sebaliknya. Agresi meliter Israel ke Jalur Gaza yang dilancarkan sebulan terakhir ini semakin memperkuat keraguan banyak pihak atas keberhasilan konfrensi tersebut.

Lanjutkan membaca “Analisis Konflik Israel Palestina: Sebuah Penjelajahan Dimensi Politik dan Teologis”