Menolak Komunisme dengan Cara “Komunis”

Persis di awal Maret 2016 lalu, saya diminta menjadi salah satu nara sumber dalam dialog publik bertajuk: “Masihkah Komunisme Menjadi Ancaman di Indonesia: Mengukur Paham Komunis di Kampus-Kampus Islam.” Dialog tersebut digelar oleh salah satu organisasi kemahasiswaan Islam yang cukup eksis di Kota Medan, menamakan diri mereka HIMMAH (Himpunan Mahasiswa Al Washliyah).

Lanjutkan membaca “Menolak Komunisme dengan Cara “Komunis””

Meluruskan Logika Mainstream

Judul di atas adalah sebuah tagar yang saya gunakan setiap kali mengangkat status di sosial media tentang sesuatu yang merupakan “logika publik,” tapi acap kali bertentangan dengan “common sense,” setidaknya menurut anggapan saya. Tagar tersebut kemudian saya pinjam sebagai judul tulisan ini untuk mengangkat sebuah fenomena yang tengah melanda masyarakat Indonesia belakangan ini. Boleh lah disebut sebagai fenomena “kamuflase massif” mengingat tidak begitu jelas apa yang bisa disebut sebagai hal-hal abstrak, dan apa pula yang bisa dianggap kongkrit.

Lanjutkan membaca “Meluruskan Logika Mainstream”

Menatap Masa Depan HIMMAH: Refleksi 54 Tahun HIMMAH dan Respon Menyongsong Konferwil XIII Sumatera Utara

30 November 2013, Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) memasuki usia setengah abad lebih. 54 tahun tepatnya organisasi kemahasiswaan yang lahir dari rahim Al Washliyah, ormas Islam yang dielu-elukan sebagai organisai terbesar di Sumatera Utara ini, hidup dan berkiprah. Angka 54 tentunya bukanlah angka kecil jika variabel yang dilekatkan kepadanya adalah variabel ‘usia’. Angka ini sejatinya mencerminkan kedewasaan, kemapanan dan prestasi gemilang yang pernah diraih. Akan tetapi, milad 54 tahun HIMMAH seakan mengharuskan segenap kader dan mereka yang merasa memiliki untuk menjawab sebuah pertanyaan besar “sudahkan cerminan kedewasaan, kemapanan dan presatasi itu melekat pada HIMMAH?”.

Lanjutkan membaca “Menatap Masa Depan HIMMAH: Refleksi 54 Tahun HIMMAH dan Respon Menyongsong Konferwil XIII Sumatera Utara”

Ormas vs Partai: Menakar Pencalonan Ketua Al Washliyah Sumatera Utara pada Pilgubsu 2013

Pencalonan ketua Al Washliyah Sumatera Utara, Drs. H. Hasbullah Hadi, SH, M.Kn, pada memontum Pilgubsu 2013 mendatang, tentu saja akan menorehkan “sejarah baru” bagi perjalanan panjang Al Washliyah sebagai organisasi terbesar di Sumatera Utara. Memang, dalam dinamika politik Sumatera Utara, pencalonan tersebut bukanlah sejarah baru, karena Al Washliyah bukan untuk pertama kalinya mengatarkan kadernya ke kancah pertarungan politik.

Lanjutkan membaca “Ormas vs Partai: Menakar Pencalonan Ketua Al Washliyah Sumatera Utara pada Pilgubsu 2013”

Menggugat Wacana Media: Revolusi Mesir dan Kondisi Sosial-Politik di Indonesia

Sudah dua pekan lamanya gejolak di Mesir terjadi. Meski jumlah korban tidak—atau mungkin belum—sebesar jumlah korban pada revolusi Iran yang mencapai satu juta jiwa, atau revolusi Prancis yang mencapai enam ratus lima puluh ribu jiwa, gejolak Mesir segera disinyalir banyak pihak sebagai proses revolusi itu sendiri. Banyak orang kemudian menyebut gejolak ini sebagai “Revolusi Mesir”.

Lanjutkan membaca “Menggugat Wacana Media: Revolusi Mesir dan Kondisi Sosial-Politik di Indonesia”

Analisis Konflik Israel Palestina: Sebuah Penjelajahan Dimensi Politik dan Teologis

A. Pendahuluan

Konflik Israel-Palestina boleh jadi merupakan konflik yang memakan waktu panjang setelah Perang Salib yang pernah terjadi antara dunia Timur dan Barat di sekitar abad keduabelas.[1] Konflik yang telah berlangsung enam puluhan tahun ini menjadi konflik cukup akut yang menyita perhatian masyarakat dunia. Apa yang pernah diprediksi Amerika melalui Menteri Luar Negerinya, Condoleezza Rice, pada Konfrensi Perdamaian Timur Tengah November 2008 lalu, sebagai “pekerjaan sulit namun bukan berarti tidak dapat ditempuh dengan kerja keras dan pengorbanan” bagi penyelesaian konflik Israel-Palestina, semakin menunjukkan bahwa perdamaian Israel-Palestina memang sulit diwujudkan. Pasalnya, akhir 2008 yang diprediksi dunia Internasional (dalam hal ini Amerika) sebagai puncak penyelesaian konfik Israel-Palestina justru menampakkan kondisi sebaliknya. Agresi meliter Israel ke Jalur Gaza yang dilancarkan sebulan terakhir ini semakin memperkuat keraguan banyak pihak atas keberhasilan konfrensi tersebut.

Lanjutkan membaca “Analisis Konflik Israel Palestina: Sebuah Penjelajahan Dimensi Politik dan Teologis”